Penggabungan dua metode terbaik: Tahajji (metode Tahsin inovatif) + Tadrijiy (metode Hafalan bertahap). DNA pembelajaran Al-Quran di PPA Al-Madany sejak 2006.
"Dan bacalah Al-Quran itu dengan perlahan dan tartil." โ QS. Al-Muzzammil: 4
Tahajji adalah metode inovatif untuk memperbaiki bacaan Al-Quran yang dikembangkan KH. Mujahid Abdul Jabbar. Berbeda dari tahsin konvensional, Tahajji memiliki pendekatan yang lebih sistematis, terukur, dan mudah diaplikasikan oleh segala usia.
Tadrijiy adalah metode menghafal Al-Quran secara bertahap yang menjamin hafalan berkualitas (mutqin) sekaligus menghindari lupa di kemudian hari. Proses dibagi menjadi tiga langkah yang harus dilewati secara berurutan.
Santri menghafal satu kata, lalu tambah satu kata, lalu tambah lagi โ hingga satu ayat terhafal secara sempurna. Ini memastikan tidak ada kata yang terlewat atau terbalik.
Setelah hafal, ayat dibaca ulang dengan intonasi sedang (tartil) untuk memastikan hafalan menyatu dengan irama bacaan yang benar dan sesuai tajwid.
Ayat diulang beberapa kali dengan kecepatan sedang-cepat (hadr) untuk memperkuat hafalan ke memori jangka panjang. Ini yang membedakan Tadrijiy dari hafalan biasa.
Setiap pertemuan dalam program Tahassan mengikuti alokasi waktu yang telah terstandarisasi:
Metode Tahassan sudah digunakan lebih dari 1.000 santri selama 18+ tahun. Bergabunglah dan buktikan sendiri.